PEMERIKSAAN SETEMPAT (gerechtelijke plaatsopneming) atas obyek sengketa Perkara Perdata Nomor : 9/Pdt.G/2016/PN.Psw

IT-PN.Psw, Jumat, 9 September 2016 berlokasi di Lakudo Kabupaten Buton Tengah, Pengadilan Negeri Pasarwajo telah melaksanakan Pemeriksaan Setempat (gerechtelijke plaatsopneming , check on the spot, descente). Pelaksanaan Pemeriksaan Setempat atas perkara perdata Nomor : 9/Pdt.G/2016/PN.Psw antara H. Suleman Bin La Ari sebagai Penggugat melawan H. Saharin, SE., MM, dkk sebagai Para Tergugat. Pemeriksaan setempat tersebut dihadiri oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pasarwajo (Bapak Sutisna Sawati, SH/Ketua Majelis, serta Hakim Anggota Bapak Basrin, SH serta Ibu Novalista Ratna Hakim, SH., MH), Panitera Pengganti (Zaminu, SH), Jurusita (La Ode Afeni), Dokumentasi (Dedy Eryawan), Penggugat (H. Suleman Bin La Ari), serta Tergugat didampingi oleh Kuasa Hukumnya La Samudji, SH., MH.

BapakC360_2016-02-18-06-30-46-738 Sutisna Sawati, SH, di sela-sela proses pemeriksaan setempat menjelaskan “Berdasarkan ketentuan Pasal 153 HIR / Pasal 180 RBG dapat yaitu :  Apabila dianggap perlu, dapat dilakukan pemeriksaan setempat oleh hakim sebagai keterangan dalam mengambil keputusan, lanjut oleh karena itu Pemeriksaan Setempat ini bertujuan Untuk mengetahui dengan jelas dan pasti tentang objek sengketa dari letak, luas, batas- batas serta dari kualitas dan kuantitas objek dimaksud serta Untuk mencocokan bukti yang tertulis di persidangan dengan kondisi di tempat objek sengketa.

Proses Pengukuran obyek sengketa tanah yang dilaksanakan oleh Zaminu, SH serta La Ode Afeni sesuai dengan petunjuk dan diawasi langsung oleh Hakim Anggota (Bapak Basrin, SH serta Ibu Novalista Ratna Hakim, SH., MH) dan ikut pula Pihak Penggugat dan Tergugat berjalan sulit mengingat kondisi objek sengketa yang curam serta tanah yang mudah longsor dan berbukit.

hakim1Bapak Basrin, SH mengatakan “Pemeriksaan Setempat tidak tercantum sebagai alat bukti  dalam Pasal 164  HIR/Pasal 283 RBg/ Pasal 1886 KUH Perdata . Akan tetapi hasil pemeriksaan setempat merupakan fakta yang ditemukan hakim di persidangan, oleh karenanya mempunyai daya kekuatan mengikat bagi hakim. Daya mengikat pemeriksaan setempat seperti yang tertuang dalam salah satu yurisprudensi yaitu : Hakim dapat menetapkan luas tanah objek sengketa. Sedangkan mengenai batas- batas tidak begitu relevan, sebab menurut pengalaman sering terjadi perubahan tanah akibat dari peralihan hak milik atas tanah. (Putusan Mahkamah Agung No. 1497 K/Sip/ 1983).

ibu novaSenada dengan hal tersebut Ibu Novalista Ratna Hakim, SH., MH mengatakan bahwa pemeriksaan setempat Dapat Digunakan untuk memperjelas  Objek Sengketa  Hasil pemeriksaan setempat dapat dijadikan dasar untuk memperjelas  letak,  luas dan batas- batas objek sengketa (Putusan Mahkamah Agung Nomor 1777 K/Sip/1983). Ibu Ratna Hakim menambahkan bahwa walaupun medan yang curam, tanah yang gampang longsor serta berbukit bukanlah menjadi halangan tetapi harus dilakukan pengukuran sebagai bagian dari proses pemeriksaan setempat, dan kita sebagai aparatur peradilan harus memberikan pelayanan yang prima serta berkualitas agar para pihak yang berperkara merasakan keadilan.

Pemeriksaan setempat resmi ditutup oleh Ketua Majelis Bapak Sutisna Sawati, SH setelah semua proses telah selesai dilaksanakan dan dihadiri oleh semua pihak dan ditunda pada sidang berikutnya dengan agenda pengajuan saksi dari Pihak Tergugat.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat